Newest Post

Pendidikan Harus Jadi Sesuatu yang Membahagiakan Bukan Membosankan

| Kamis, 15 Januari 2015
Baca selengkapnya »

Jakarta - Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar-Menengah Anies Baswedan berniat mengubah pola pikir para peserta didik dan orangtua murid yang menganggap pendidikan adalah penderitaan. Sebab saat ini, masih banyak anak-anak putus sekolah akibat biaya pendidikan yang cukup tinggi dan intensitas belajar di sekolah yang kian membenani.

"Pendidikan harus jadi sesuatu yang membahagiakan. Kalau pendidikan jadi penderitaan, itu mengerikan sekali," kata Anies di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (13/11/2014).

Rektor Universitas Paramadina ini menjelaskan, jika pendidikan masih dianggap sebagai sesuatu hal yang menyulitkan, maka negara tidak dapat melahirkan generasi penerus yang andal.

"Kapan kita bisa menghasilkan anak-anak pembelajar kalau belajarnya adalah penderitaan? Itu nggak boleh," ucap dia.

Untuk itu, ia berencana mengubah konsep metode pembelajaran dan pengajaran di sekolah, sehingga para peserta didik dan orangtua tidak lagi menganggap bahwa pendidikan merupakan sesuatu yang membebani.

"Kementerian ini harus memunculkan konsep dan metode bahwa pendidikan itu menyenangkan, mencerahkan. Pendidikan bukan sesuatu yang membebani," tandas Anies.

sumber : Liputan6.com,

Pendidikan Harus Jadi Sesuatu yang Membahagiakan Bukan Membosankan

Posted by : Unknown
Date :Kamis, 15 Januari 2015
With 4komentar
Tag :

Mulai Tahun 2015, Kelulusan Ditetapkan Dari Sekolah

|
Baca selengkapnya »

 MEDAN -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menegaskan mulai tahun ajaran 2015, hasil atau kelulusan Ujian Nasional 100 persen ditentukan oleh masing-masing sekolah. Diharapkan sekolah berlaku jujur untuk kepentingan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
"Pelaksanaannya (UN) tetap. Hasilnya saja yang ditentukan oleh pihak sekolah masing-masing," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) di Medan, Sabtu.
Dia mengatakan itu pada acara Seminar Menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 yang digelar Harian Waspada dalam kaitan memperingati HUT harian itu yang ke-68.
Anies Baswedan mengaku meski hasil kelulusan UN sudah dinyatakan ditentukan 100 persen oleh sekolah, dewasa ini detil lainnya seperti soal UN masih dibahas.
"Sekarang ini yang sudah saya nyatakan adalah soal keputusan bahwa hasil kelulusan UN 100 persen akan ditentukan masing-masing pihak sekolah. Sedangkan detil lainnya, 10 hari lagi akan saya umumkan karena masih dalam tahap pembahasan," katanya didampingi Gubernur Sumut H Gatot Pujo Nugroho.
Menurut dia, soal kejujuran hasil UN perlu mendapat perhatian besar dari pihak sekolah karena UN menjadi cerminan kesuksesan. Menteri mengakui apabila dilihat dari ranking UN, Sumut memang dalam kondisi berat.
"Tetapi tetap harus jujur sembari terus meningkatkan kualitas siswa. Pendidikan menjadi hal yang krusial apalagi kita berada di era global seperti memasuki MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN)," katanya.

Sumber: republika.com

Mulai Tahun 2015, Kelulusan Ditetapkan Dari Sekolah

Posted by : Unknown
Date :
With 1 komentar:
Tag :

Apakah UN tidak diperlukan lagi? baca gan!

|
Baca selengkapnya »


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat Pendidikan, Doni Koesoema menyarankan agar Ujian Nasional (UN) dihapus. Sebab menurutnya secara konsep dan praktiknya, UN tidak membantu peningkatan kualitas pendidikan Indonesia.

"UN tidak membuat anak-anak menjadi lebih pandai. Makanya UN tidak diperlukan," katanya di Jakarta, Rabu (7/1).

Sebaiknya, pemerintah mendesain sistem evaluasi pendidikan sesuai dengan perkembangan mutakhir terkait riset tentang proses belajar individu. UN, kata dia, tidak perlu ada dan tidak dibutuhkan untuk kelulusan.

"Sebaiknya kelulusan siswa diserahkan kepada guru dan sekolah saja. Ini malah bagus," kata Doni.

Ia menyarankan pemerintah fokus pada peningkatan kualitas layanan pendidikan. Antara lain menyediakan pelatihan bagi guru dan mendorong guru membuat soal yang berkualitas.

Apakah para pelajar sekalian setuju UN dihapus? hehehe....

Apakah UN tidak diperlukan lagi? baca gan!

Posted by : Unknown
Date :
With 2komentar
Tag :

Kunci Proses Belajar nih gan!

|
Baca selengkapnya »



Kunci Proses Belajar Ternyata Tidur?
REPUBLIKA.CO.ID, Sheffield – Sebuah penelitian terbaru dari Universitas Sheffield mengungkapkan bahwa kunci dari proses belajar dan mengingat pada usia dini adalah berbaring dalam waktu yang lama.
Percobaan dilakukan pada 216 bayi berusia enam sampai 12 bulan. Para peneliti menemukan bahwa bayi-bayi ini tidak bisa mengingat tugas-tugas baru jika tidak tidur dalam waktu yang lama segera setelahnya.
Peserta diajarkan tiga hal baru yang melibatkan permainan dengan boneka tangan. Setalah empat jam belajar, setengah bayi tidur dengan rata-rata 106 menit. Sementara sisanya tidur siang kurang dari 30 menit atau tidak tidur.
Keesokan harinya, bayi-bayi didorong untuk mengulangi hal-hal yang telah diajarkan. Bayi yang tidur sepenuhnya dapat mengulang satu setengah tugas. Sementara bayi yang tidur hanya sedikit, tidak dapat mengulang tugas sama sekali.
Peneliti juga menekankan pentingnya membaca menjelang tidur.

Kunci Proses Belajar nih gan!

Posted by : Unknown
Date :
With 1 komentar:
Tag :

Menteri pendidikan dan kebudayaan Sidak Tinjau Kebersihan Sekolah

|
Baca selengkapnya »

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh sidak sekolah dasar (SD) sesaat setelah menghadiri upacara penutupan kegiatan Karya Bhakti Bedah Sekolah. "Tingkatkan kebersihan, sarang laba-laba dibersihkan, ini sederhana tapi penting," pesan M. Nuh kepada Kepala Sekolah SDN Pasilian II, Sayim Suryana, di Tangerang, Banten, Senin (22/10).

Menurut dia, menjaga kebersihan sekolah merupakan tanggung jawab semua pihak termasuk guru dan siswa, tidak hanya petugas kebersihan. "Anak-anak perlu diajari kebersihan, termasuk guru juga, itu bagian dari pendidikan karakter," katanya.

Selain SDN Pasilian II, rombongan menteri juga meninjau renovasi yang sedang berlangsung di beberapa ruang kelas SDN Pasilian I. Kepala Sekolah SDN Pasilian I Encih Mintarsih mengatakan ada tiga ruang kelas ditambah satu ruang guru yang saat ini masih direnovasi.

Renovasi yang menelan biaya Rp 191 juta itu dilakukan sejak 20 September 2012 hingga 20 Desember 2012. Mendikbud pun menyempatkan diri melihat kegiatan belajar mengajar di beberapa ruang kelas. "Bagaimana, senang tidak sekolah?" kata M. Nuh pada para siswa yang kemudian dijawab dengan keriuhan. "Senang, Pak," kata para siswa.

Mendikbud juga mengingatkan para siswa agar selalu bersemangat belajar. Sebelumnya Mendikbud menghadiri upacara penutupan kegiatan bedah sekolah di Mts Nurul Hidayah, Tangerang, Banten.

Kegiatan bedah sekolah yang merupakan kerjasama Kemdikbud, TNI dan Bank Rakyat Indonesia itu telah berhasil memperbaiki 17 sekolah di seluruh kawasan Jabodetabek. Sementara itu dana yang dianggarkan untuk program tersebut sebesar Rp4,5 miliar yang berasal dari dana bina lingkungan untuk bidang pendidikan Bank BRI.

Menteri pendidikan dan kebudayaan Sidak Tinjau Kebersihan Sekolah

Posted by : Unknown
Date :
With 0komentar
Tag :

Foto-foto di SMA N 106 Jakarta

| Selasa, 13 Januari 2015
Baca selengkapnya »




Berikut ini ane mau share foto-foto ane selama di SMA N 106 Jakarta Timur gan :






  • Ini foto ane gan pas lagi kelas XI dan Juara 1 Classmeet gan


    •  wah kalo foto ini pas lagi iseng dikelas XI alias gabut hihi


    • TAPERWER FC nih gan  tim paling kuat dijamannya 




    •  Ini anak2 Frosonext_ gan sehabis menang Futsal


    •  Foto Terakhir bareng wali kelas paling kece gan..

    cukup segini dulu ya gan, nanti ane tambahin lagi...

    Foto-foto di SMA N 106 Jakarta

    Posted by : Unknown
    Date :Selasa, 13 Januari 2015
    With 1 komentar:
    Tag :
    Next
    ▲Top▲